Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat

Training Perubahan Iklim: Proses dan Dampaknya Terhadap Kehutanan Masyarakat

: 2010-03-29 13:52:06

Training Perubahan Iklim: Proses dan Dampaknya Terhadap Kehutanan Masyarakat

Selama empat hari Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) mengadakan training dan workshop yang dihadiri oleh pendamping dari faswil FKKM. Acara diselenggarakan sejak 22-25 Maret 2010, di Gadog, Bogor. Tujuan diselenggarakannya training ini adalah untuk mendiskusikan tantangan perubahan iklim yang dihadapi masyarakat dan pilihan-pilihan strategi yang bisa dikembangkan untuk mengatasi tantangan tersebut, merefleksikan pengalaman pendampingan kehutanan masyarakat di lokasi dampingan masing-masing dikaitkan dengan tantangan perubahan iklim, mendiskusikan draft Panduan untuk Pendamping Laboratorium Kehutanan Masyarakat dan Perubahan Iklim, serta menyusun rencana tindak lanjut.

Acara dibuka dengan seminar mengenai Perubahan Iklim: Proses dan Dampaknya bagi Kehutanan Masyarakat. Seminar ini menghadirkan Diah Rahardjo, Prof. Sanafri Awang, Bernard Steni, dan Christine Wulandari. Keempat narasumber merupakan tokoh pegiat Perubahan Iklim dan Kehutanan Masyarakat.

Peserta training setiap harinya berbagi bersama dua fasilitator Arif Aliadi dan Sih Yuniati mengenai keadaan KM di wilayah masing-masing, serta rencana berikutnya demi kemajuan KM. Peserta yang mengikuti training adalah Sisyantoko (FKKM Jatim); Prudensius Maring dan Yunus Takandewa (FKKM NTT); Muh Restu, Subhan dan M. Alif KS (FKKM-Sulsel); Darsono (FKKT HKM); Abdul Haris (Dinas Kehutanan & Perkebunan Kab Sanggau); Rufinus (AMAN Sanggau); Vincent Julipin dan Dudun Handikro (PT Finantara Intiga); Riyadin Hendratno dan Erina Susanto (PT RAPP); Anna Juliarti dan Aiden Yusti (FKKM-Riau); Syaifuddin (Fauna Flora International-Program Aceh); dan Abdul Manan (KAIL).

Keberagaman peserta serta wilayah yang diwakili memperkaya pengalaman yang bisa dibagikan antar peserta dan menjadi bahan masukkan bagi FKKKM dalam menyempurnakan Lab KM dan panduan yang tengah disusun.

Dalam kesempatan tersebut dipamerkan pula beberapa hasil dokumentasi maupun produk yang dihasilkan di wilayah masing-masing. Foto-foto kegiatan menghiasi pameran sederhana yang digelar di lokasi training.

Semua peserta pun aktif dalam mengikuti diskusi yang diselenggarakan oleh fasilitator. Semua bertukar pengalaman dan informasi mengenai daerah dampingannya. Informasi yang dihare meliputi, keadaan KM di wilayah masing-masing, strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang akan diterapkan di wilayahnya, hingga rencana tindak lanjut Kehutanan Masyarakat yang akan mereka perjuangkan sesampainya di wilayah masing-masing.

Semua peserta menyambut baik terselenggaranya training ini sebagai salah satu upaya mengembangkan kapasitas mereka. “Saya menjadi lebih tahu mengenai perubahan iklim serta bagaimana peran Kehutanan masyarakat di dalamnya. Saya juga akan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga hutan dan sumberdaya alam yang ada di dalamnya,” kata Darsono.